Ada salah satu surat dalam Al Quran yang diberi nama ‘Al Qashas’ yang memiliki arti, kisah-kisah. Dikisahkan di sana, kisah para nabi, umat terdahulu, dan apa yang akan terjadi di hari akhir kelak. Mulai dari kisah diturunkannya Nabi Adam dan istrinya dari surga bersebab bisikan iblis untuk mendekati pohon terlarang, http://goo.gl/vbBtLT kisah kehidupan Nabi Nuh saat bersama orang-orang beriman menaiki bahtera, kisah Nabi Musa dan Harun yang menghadapi Fir’aun, hingga kisah Nabi Muhammad; penutup para Nabi. Tak lupa, kisah-kisah yang mengajarkan kita dalam mendidik anak sebagaimana nasihat Nabi Ya’kub pada anak-anaknya. Dan juga Nasihat Lukman Al Hakim yang melegenda. Jika kita
renungkan lebih dalam lagi, sungguh indah hikmah mengapa kisah-kisah itu termaktub dalam lembaran kitab suci. Apakah hikmah itu? Agar kita meneladani perilaku para orang shalih yang telah Allah kisahkan tersebut dan kita praktikkan dalam kehidupan. Serta, agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama seperti yang dilakukan oleh orang-orang terdahulu. Dalam buku ‘Muhammad Al Fatih 1453, ada sebuah kutipan bagus dari seorang ulama; Ali bin Abdurrahman bin Hudzail Al Fazari. “Ketahuilah, bahwa membaca kisah-kisah dan sejarah-sejarah tentang orang yang memiliki keutamaan akan memberikan kesenangan dalam jiwa seseorang. http://goo.gl/59oNbH Kisah-kisah tersebut akan melegakan hati serta mengisi kehampaan. Membentuk watak yang penuh semangat dilandasi
kebaikan serta menghilangkan rasa malas.” [2]
MotivasiCorner : Belajarlah dari Kisah-Kisah Kehidupan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar