Jadi Pakarnya Truk dan Bus, Hino Janjikan Untung Jakarta – Kesuksesan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menghadirkan produk truk dan bus yang berkualitas handal dan tangguh sudah tidak diragukan lagi. Pasalnya, Hino merupakan pakarnya truk dan bus di dalam negeri. Hal ini saat beralasan, karen agen tunggal pemegang merek Hino ini berhasil mempertahankan leader market di pasar hino bus otomotif untuk truk dan bus. Saat ini, Hino pemimpin pasar bus dengan market share diatas 70%. Namun demikian, kondisi tersebut tidak membuat perseroan lengah untuk terus mempertahankan posisi pasar. Dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015, Hino melansir model bus terbarunya yaitu FC bus. Unit ini didukung
mesin dengan sistem Common Rail 4 silinder yang menghasilkan tenaga lebih besar namun hemat bahan bakar. Bus besar ini mampu menghasilkan tenaga 190 PS dengan torsi maksimum 56kgm sehingga performa lebih tangguh dan lincah pada saat berkendara. FC Bus berkapasitas 40 seat ini juga dilengkapi Turbo Charger Intercooler yang teruji kehandalan dan kemudahan dalam perawatannya. Disertai transmisi LX06S dengan variasi gigi ratio yang disesuaikan dengan torsi mesin sehingga menambah performa daya tanjak dan daya tahan gardan lebih lama. Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur HMSI bilang, FC Bus ini sangat sesuai digunakan dalam perjalanan dalam kota maupun antar kota. Sasis yang tebal
dan kuat membuat daya tahan sasis terhadap beban lebih baik dan lebih tahan lama. Ban pada FC Bus hadir dengan jejak lebih lebar sehingga lebih stabil dan menambah kenyamanan berkendara.”Kami meluncurkan sasis bus ini dengan mesin sistem Common Rail guna memberikan kendaraan angkutan penumpang dengan tingkat kenyamanan tinggi. Sebagai tambahan, unit ini dilengkapi stabilizer pada bagian belakang serta shock absorber (double acting) pada bagian kedua axle yang dapat memberikan kestabilan kendaraan yang lebih baik” ungkapnya. Sementara itu Direktur Sales dan Promosi, PT Hino Motors Sales Indonesia, Santiko Wardoyo menjelaskan, dengan hadirnya peluncuran unit baru dari bus series ini merupakan salah
satu bentuk Total Support Hino kepada para pelanggannya yang terus berkontribusi dan memberikan kebutuhan kendaraan yang sesuai bagi pelanggan Hino.”Mengusung tema “Drive Your Business Easier” Dengan menggunakan sasis terbaru, menambah kenyamanan pengemudi dan penumpang serta power train baru meningkatkan kualitas, daya tahan dan keselamatan” kata Santiko. Kehadiran FC Bus pada pameran GIIAS, lanjut Santiko, merupakan salah satu upaya Hino untuk menggairahkan kembali pasar otomotif nasional dan juga perekonomian Indonesia. Hal ini tidak lepas seiring dengan lesunya bisnis otommotif akibat dampak dari melambatnya pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, Hino tetap memberikan produk–produk yang berkualitas dan layanan purna jual yang sangat baik kepada
para konsumen setia untuk memudahkan bisnis mereka.”Di GIIAS 2015, komitmen kami adalah menghadirkan kendaraan komersial yang dibutuhkan para pengusaha, untuk memudahkan bisnis mereka meraih keuntungan maksimal,” ungkap Santiko. Tawarkan Promo Menarik Ya, selain pelayanan pura jual yang maksimal untuk mendongrak penjualan. Hino juga menawarkan tawaran yang menarik pada pameran otomotif GIIAS. Dimana, promo ini hanya untuk pembeli Hino Dutro atau Hino 300 Series. Tawaran menarik dari Hino Indonesia berupa paket bunga ringan mulai dari 0% dan gratis TV LED 32. Promo menarik ini hanya berlaku selama perhelatan GIIAS dan dalam promo ini, Hino bekerja sama dengan beberapa perusahaan keuangan seperti
Indomobil Finance Indonesia (IMFI), Mandiri Tunas Finance (MTF), Adira, Mitsui, dan Hino Finance.”Promo ini sebagai bentuk total support Hino kepada customers, sekaligus sebagai ungkapan terima kasih kami kepada customer setia Hino,” kata Santiko Wardoyo. Bicara pasar bus, Hino saat ini masih mempertahankan posisinya sebagai penguasa pasar penjualan bus di Indonesia. Dimana di segmen bus besar, pangsa pasar Hino mencapai di atas 50%. Dari market share itu, mayoritas dikontribusi oleh bus bermesin belakang (rear engine).”Sekitar 80% penjualan bus besar kita dikontribusi oleh bus bermesin belakang,” kata Santiko Wardoyo. Irwan Supriyono, Senior Executive Officer Service and Spare Part PT HMSI menjelaskan, bus
mesin belakang banyak dipakai oleh pengusaha bus yang bergerak di transportasi antar kota dan bus pariwisata. Sebelumnya, di segmen bus mesin belakang, Hino sudah melansir dan memasarkan dua varian bus. Yakni Hino R260 bermesin diesel konvensional dengan suspensi leaf spring dengan tenaga maksimum 260 horse power, dan terbaru Hino RN285 yang merupakan bus besar dengan suspensi udara (built in air suspension) bermesin diesel commonrail dengan tenaga maksimum 285 horse power. Kedua bus ini diproduksi menggunakan sasis tipe ladder frame di pabrik Hino di Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat. Selain kedua model, Hino juga pernah memasarkan bus besar R235, bus
rear engine bermesin diesel konvensional dengan suspensi ladder frame dengan tenaga maksimum 235 horse power. Hino dikontribusi oleh penjualan bus bermesin depan (front engine). Di segmen ini, Hino hanya memiliki satu varian, yakni Hino A215. Hino A215 merupakan bus bermesin depan diesel konvensional hasil pengembangan bus mesin depan Hino AK series yang melegenda di Indonesia. Bus ini dibekali mesin yang dump truck hino mampu menghasilkan tenaga maksimum 215 horse power. Saat ini Hino menjadi satu-satunya pemain bus besar mesin depan di Indonesia setelah beberapa pemain lain dari Jepang dan Jerman mundur teratur.
Jadi Pakarnya Truk dan Bus, Hino Janjikan Untung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar