Rabu, 04 November 2015

Silicon valley

Silicon valley map Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, menyatakan bahwa Indonesia memerlukan kawasan khusus untuk mengakomodasi kemajuan dan perkembangan industri software dan Teknologi Informasi (TI), seperti halnya Silicon Valley di Amerika Serikat (AS). Hal ini bertujuan untuk mendorong percepatan investasi sektor ekonomi digital. Menurutnya, salah satu karakteristik industri TI dan http://hettemabergsten.com/need-advice-for-blogging-top-tips-here/ inovasi digital yang dikembangkan oleh startup (perusahaan rintisan) adalah perkembangannya yang sangat cepat. Karena itu, diperlukan sebuah kawasan khusus untuk mengakomodasi perkembangan sektor industri tersebut. Pernyataan Franky tersebut disampaikan di sela-sela kunjungannya ke berbagai perusahaan teknologi di Silicon Valley, California, Rabu (28/10/2015) waktu setempat. Menurutnya, pesatnya perkembangan industri di kawasan


tersebut, salah satunya didukung iklim dan ekosistem usaha yang kondusif. Jika ada kawasan khusus yang diperuntukkan bagi investasi sektor ekonomi digital, katanya, ekosistem usaha sektor tersebut juga mudah terbangun. \”Pemerintah juga dapat memfasilitasinya dengan menghubungkan kawasan tersebut ke kampus-kampus di Indonesia. Dengan begitu, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) terlatih dapat dipenuhi. Kawasan itu juga dapat mengatasi hambatan daftar negatif investasi (DNI) untuk sektor ekonomi digital, http://hettemabergsten.com/need-help-with-blogging-use-these-excellent-tips/ seperti e-commerce, sehingga dapat mendorong industri di sektor teknologi informasi,” ujar Franky dalam keterangan resmi kepada tim Tekno Liputan6.com, Kamis (29/10/2015).



Silicon valley

Tidak ada komentar:

Posting Komentar