Rabu, 29 Juli 2015

Pembangunan Proyek Infrastruktur Dipercepat

Pembangunan Proyek Infrastruktur Dipercepat Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (Kemenpupera) akan mempercepat pembangunan proyek-proyek infrastruktur yg sedang berjalan. Agar tak ada jeda, pembangunannya akan dikerjakan tujuh hari 7 hari nonstop dengan dua shift setiap hari. “Pembangunan infrastruktur sudah menjadi fokus Presiden Joko Widodo (Jokowi), hal ini kita respon dengan mengerjakan seluruh proyek selama service office di jakarta barat tujuh hari dlm dua shift setiap harinya utk pembangunan jalan, jalan tol, maupun bendungan,” ujar Menpupera Basuki Hadimuljono, saat halal bil halal di Kantor Kemenpupera, Jakarta, Selasa (28/7). Menurut Basuki, utk mengerjakan percepatan pembangunan diperlukan dukungan serta kesiapan dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) sebagai organisasi yg menaungi warga jasa


konstruksi. Dibutuhkan jg sinergi antara instansi terkait dgn LPJK. Selain tersebut Kemenpupera jg menetapkan pengerjaan proyek di bawah Rp50 miliar hrs dilaksanakan perusahaan daerah. Kontraktor besar ngga dibolehkan lagi menggarap proyek kecil. Basuki juga akan mempercepat proses pengadaan barang serta jasa dengan periode lelang yang dimajukan mulai September 2015 untuk proyek tahun anggaran 2016. “Semuanya kami percepat karena tahun 2015 ini banyak terjadi perlambatan dikarenakan persoalan teknis, seperti hambatan reorganisasi dan proses virtual office jakarta timur daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) yg baru selesai bulan April. Akibatnya penyerapan (anggaran) baru terjadi di bulan Mei 2015. Ini ngga boleh terjadi lagi di tahun 2016,” tandasnya.



Pembangunan Proyek Infrastruktur Dipercepat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar