Kamis, 05 November 2015

Kepentingan Infrastruktur yang Mendesak Buat Pemerintah Terbitkan Obligasi

Http://katadata.co.id/ – Pemerintah berupaya mengamankan kebutuhan dana untuk membiayai pembangunan berbagai proyek infrastruktur sejak awal tahun depan. Caranya dengan mencari utang lebih awal (pre-funding) alias ijon sebelum tahun anggaran 2016. Salah satu sumber pembiayaan yang tengah dipertimbangkan adalah menerbitkan surat utang dalam mata uang renminbi di Cina. Direktur Surat Utang Obligasi Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Loto Srianita Ginting mengaku masih mengkaji pembiayaan secara ijon dengan menerbitkan surat utang alias obligasi. Pasalnya, pemerintah harus memantau kondisi pasar yang masih bergejolak akibat ketidakpastian Obligasi rencana kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS), Fed Rate. Dalam dua hari


terakhir ini, kondisi pasar memang lebih kondusif. Hal itu ditandai oleh penurunan imbal hasil (yield) surat utang negara (SUN) dan kenaikan harga minyak yang berpotensi mengerek harga komoditas sebagai salah satu andalan ekspor Indonesia. Kalau kondisi pasar, misalnya di kuartal IV-2015 lebih baik, maka pemerintah akan memanfaatkan momentum tersebut http://katadata.co.id/ untuk menerbitkan obligasi. Dengan begitu, pembiayaan infrastruktur sudah aman seandainya kondisi pasar kembali bergejolak di awal tahun depan.



Kepentingan Infrastruktur yang Mendesak Buat Pemerintah Terbitkan Obligasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar